Unggahan Kementan ini panen kritikan warganet, ada apa?

58 sec read

Unggahan-Kementan-ini-panen-kritikan-warganet,-ada-apa

Unggahan Kementan ini panen kritikan warganet, ada apa?

Unggahan-Kementan-ini-panen-kritikan-warganet,-ada-apa

– Akun Twitter dari Kementerian Pertanian dikritik oleh warga karena salah satu unggahan mereka pada hari Senin (25 Desember).

Unggahan itu memuat tautan artikel di salah satu situs web yang bernama Ketua MPR Zulkifli

Hasan dan Ustad Somad. Ketua MPR, seperti dalam judul artikel, menyesali sikap pemerintah Hong Kong, yang menolak untuk mengizinkan warga negara Indonesia, Ustad Abdul Soma, ke wilayahnya.

Tautan ke surat di situs web yang diunggah oleh Kementerian Pertanian belum tersedia untuk publik sejak pukul 10:30 WIB.

Warga bereaksi terhadap masalah ini. Hingga siang ini, sekitar 157 pemilik akun Twitter yang membuat komentar.

“Rekening resmi kementerian layak diterbitkan tentang penolakan warga negara Indonesia

oleh imigrasi dari negara lain, sementara warga negara Indonesia tidak mewakili pemerintah. Rekening resmi kementerian harus memahami NEGARA PERTAHANAN sehingga tidak mendorong kementerian untuk mendorong dirinya sendiri untuk menanyakan tentang negara yang menolak masuk. Mengerti? “tulis akun @JangkarDKI.

“Tidak suka pemerintah, tetapi masih ingin makan gaji dari negara,” tulis akun @ yudho22.

Mengapa itu terjadi?

Rupanya salah satu staf akun Kementerian Pertanian melakukan kesalahan. Para karyawan, yang dikenal sebagai Abiyadun, menganggap akun Twitter yang ia buka sebagai akun pribadinya.

Karena kelalaian, Departemen Pertanian telah menonaktifkan Abiyadun sebagai manajer dari akun Twitter.

“Tweet Teman Tani tadi malam adalah kesalahan manusia oleh salah satu admin kami

. Untuk kejadian ini, administrator telah dinonaktifkan sebagai administrator Twitter dari Departemen Pertanian. Setelah membuat permintaan maaf yang sesuai ke akunnya,” kata kementerian hari ini di 11:11 WIB.

Sampai berita ini diketahui, permintaan ANTARA News untuk mendapat tanggapan dari Kementerian Hubungan Masyarakat belum dipenuhi.

 

 

sumber :

https://radiomarconi.com/
https://9apps.id/
https://dosenpendidikan.id/
https://gurupendidikan.org/